Antara kamu, Yunisa KD, dan novel-novelnya

Draf Eksku Pelacur – Bahasa Indonesia

Yunisa KD • Aug 24, 13 • CoretanTidak ada Komentar

It’s a vain, vain world

“Mereka kira kalau memblokir kita itu orang lain nggak bakal tahu siapa mereka? Mereka nggak sadar konsekuensi berbuat kurang ajar sama kita?”

“Goblok lah psikopat kayak mereka berdua itu. Tinggal fesbuk garis miring nama mereka, misal nama depan titik nama belakang atau nama depan sambung nama belakang, orang juga bisa lihat kalau fesbuk mereka masih aktif.”

“Yup, vanity URL. URL cantik. Walau dikunci cuma temen yang bisa lihat pun, orang tetap bakal tahu keberadaan mereka. Apalagi linked in. Tinggal ketik nama, Singapore, posisi Senior System Analyst, Business Analyst, udah ketahuan tempat kerja mereka di mana. Lah lulusan komputer pas-pasan gitu posisinya ya cuma gitu-gitu. Mau pindah juga siapa yang mau terima mereka, lah fresh graduate aja banyak yang lebih pintar dan gajinya lebih murah daripada lulusan lama kayak mereka.”

Manusia dan Kera

“Apakah kera bisa scheming jahat?” tanyanya ketika kami memasuki bagian The Origin of Human di National Museum of Natural History di kompleks Gedung Putih.

“I suppose not,” jawabku. “Paling kera cuma berebut pisang dan kacang.”

“Aku juga berpikiran begitu. Ganjen dan si prostitute memang lebih jahat daripada kera!” celetuknya spontan. “Muka boleh mirip, tapi perilaku lebih buruk!”

Pecahlah tawaku mendengar gurauan awal tahun.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.