Antara kamu, Yunisa KD, dan novel-novelnya

V-day Dinner

Yunisa KD • Feb 17, 19 • Coretan, Ulasan KulinerTidak ada Komentar

#foodreview

Valentine Day. Say it with food ❤️

Job jalan terus. Suami sudah kelaparan “menunggui” saya menyelesaikan beberapa files. Akhirnya kami pergi ke mal yang sudah lama tidak dikunjungi. Berhubung Sushi Tei antre panjang, kita memutuskan untuk makan apa saja yang tidak antre.

Anak-anak menolak Duck King. Padahal biasanya mereka doyan hakau. Ya sudah, jalan lagi. Akhirnya pilihan jatuh ke:

Koba, Korean BBQ

(Karena resto Korea satunya pernah coba, gak enak). Review 4 koma sekian di Google Maps. Seharusnya lumayan?

Sebagai keluarga carnivore, kami suka sekali makan daging panggang. Di Jepang, anak-anak makan sendiri & cepat asal menunya daging panggang. Kami sudah punya resto langganan franchise, sudah makan sejak di SG untuk daging panggang, tapi kali ini pengin coba yang baru, siapa tau lebih enak.

Manggangnya pakai arang. Wah saya demen nih. Biasanya hasilnya lebih enak daripada yang gas LPG. (High expectation…)

Ternyata, sudah harganya jauh lebih mahal daripada resto langganan, servis jelek (ditinggal si waiter pas setengah manggangnya), rasanya juga plain cenderung – tasteless.

Bonus sup ikan pedesnya (lupa bahasa Koreanya apa), amis… akhirnya tidak disentuh setelah dicoba beberapa sendok.

Anak-anak sudah kelaparan jadi teriak-teriak: Mama/Papa, dagingnya habis… dan terpaksa do-it-myself: membaliki daging dan mengguntingi bite size. Padahal kalau harus masak sendiri, ngapain saya ke resto? Di rumah juga sering masak daging panggang 🤭

Es bingsu-nya juga kalah jauh dengan Korean dessert shop yang biasa kami sambangi.

Conclusion: once is enough, not recommended

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.