Antara kamu, Yunisa KD, dan novel-novelnya

Harapan Terbesar untuk Blog Ini

Yunisa KD • Apr 15, 21 • CoretanTidak ada Komentar

Hmm… Aku menulis itu egois kok, untuk diri sendiri. Blog ini ada karena aku butuh tempat menulis yang 100% dapat kukontrol, bukan blog gratisan yang bisa bangkrut seperti friendster dan multiply hahaha.

Aku berharap akan selalu bisa membaca lagi kapan saja semua yang pernah aku tulis di sini, merenung, meditasi, dan kontemplasi.

Foto Nov 2019 diambil oleh Gregorius (5)

Karena blog ini isinya beragam, pembaca novelku yang kangen baca tulisanku, pengin tau lebih banyak tentang novelku, isi pikiranku, sedikit kegiatanku, bisa mampir ke sini.

Jadi harapan terbesarnya tidak muluk: blog ini tetap ada selamanya. 😁 Biar anak-anak, cucu-cucuku, buyut-buyutku nanti masih bisa “kenal” aku sebaik teman-teman baikku mengenalku.

Terkadang tuh aku ingin tahu banyak tentang mendiang nenek buyutku yang Jawa Kristen dan terpisah dari her only younger brother zaman perang. Kapan beliau jadi Kristen? Kenapa beliau jadi yatim piatu sejak kecil? Kenapa beliau menikah dengan kakek buyut dari Tiongkok yang sama sekali bukan Kristen, tipe Cina menyebalkan? Tidak ada orang yang bisa menjawab rasa penasaranku. Nenekku tidak banyak bercerita tentang ibunya. Padahal aku merasa sifatku sangat mirip dengan mak buyut.

Bule-bule menulis diary dan ditemukan keturunannya… Nenek buyutku tidak. Bahkan alm Oma hanya sedikit sekali yang aku tahu pasti. Orang Asia jadul itu sangat tertutup? Sementara aku lebih bule? Aku mau keturunanku tidak merasa “kesepian” jika sifatnya berbeda jauh dari kebanyakan orang. Nih, aku, ibu/nenek/nenek buyutmu, memang memberikan warisan DNA sifatmu! I believe in the power of ancestor genes.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.