Antara kamu, Yunisa KD, dan novel-novelnya

Insiden Universitas Gunadarma Part 1

Yunisa KD • Apr 8, 16 • Berita, Coretan, Tips MenulisTidak ada Komentar

Modal jadi manusia itu omongannya. Aku sudah sering menulis begitu di banyak novelku. Jadi manusia itu harus dapat dipercaya. Ya jika ya, tidak jika tidak. Integritas. Ini berlaku dalam kehidupan pribadi, bisnis, dan urusan formal. Apalagi urusan formal, memakai kop universitas/perusahaan.

Singkat cerita, setelah jam kerja, aku menerima proposal untuk menjadi pembicara di Workshop Gunadarma tanggal 30 April 2016 dari Thiera/Dira di Facebook Page Yunisa KD.

Proposal asli dapat dilihat di tautan ini

Kujawab dengan email, proposal sudah diterima dan sudah kuteruskan ke para Penerbit. Begitu Penerbit membalas, akan kuhubungi lagi. Tahu sendiri lah, itu sudah lewat office hours dan Penerbit mayor seperti Kompas-Gramedia grup dan Penerbit Andi itu birokrasinya TIDAK INSTAN.

Baru pagi ini aku mendapat OK dari Grasindo dan Andi. Tapi apa jawaban yang kuterima dari mahasiswi Gunadarma ini?

Halo, saudarDira.Gundar canceli Yuni. Terimakasih atas responnya. Tapi mohon maaf sebesar besarnya, pihak panitia sudah mendapatkan pembicara untuk acara ini. Sekali lagi mohon maaf dan terimakasih atas kerjasamanya.

Sebagai bekas mahasiswa universitas top di luar negeri, aku syok tentu saja. Situ kirim proposal resmi memakai kop universitas dan berani tidak profesional seperti ini?

Benar-benar minta diberi pelajaran. Meremehkan orang. Menggampangkan urusan. Perlu direvolusi mental!

Dengan kemampuan Googling mantan orang yang ngantor 3 tahun lebih di Google Singapore, dengan mudah aku menemukan e-mail dosen pembimbing (Hendro Firmawan) dan Ibu Rektor Gunadarma (Prof Margianti). Aku tidak tahu apakah dosen dan rektor di Indonesia masih membuka dan membaca email mereka sendiri? Kalau di LN, itu wajib.

Bersambung ke part 2

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.